Monday, 6 April 2015

Database Apotek

Cara Membuat Database
Oke sobat disini saya akan membuat database apotek menggunakan CMD, langsung saja

1. Buka Control Panel Xampp (Start - All Program- Xampp)
2. Pastikan Apache dan MySQL Running
3. Masuk ke CMD dan Tuliskan Script berikut :
cd ..
cd ..  
cd xampp
cd mysql
cd bin
mysql -u root
4. Bila berhasil ada bacaan 'Welcome to MySQL monitor'. Okeh Kita Lanjutkan dengan databasenya
Membuat database:
ècreate database apotek_11120043;
èuse apotek_11120043;
Membuat tabel :
ècreate table jenis_obat(kode_jenis char(5) primary key,jenis_obat char(10));
ècreate table obat(kode_obat char(5) primary key,nama char(10),harga char(10));
ècreate table pemasok(kode_pemasok char(5) primary key,nama char (20),telepon char(15));
ècreate table konsumen(kode_konsumen char(10) primary key,nama char(25),alamat char(25),telepon char(15)):
ècreate table memiliki(kode_obat char(5),kode_jenis char (5));
ècreate table pembelian(kode_obat char(5),kode_pemasok char(5),jumlah int(5),tanggal date):
ècreate table penjualan(kode_obat char(5),kode_konsumen char(5),jumlah int(5),tanggal date);
Menambahkan data ke tabel:
          Tabel obat:
èinsert into obat(kode_obat,nama,harga) values (‘BT001’,’decolgen’,Rp.4000’);
è insert into obat(kode_obat,nama,harga) values (‘BT002’,’paramex’,Rp.2000’);
è insert into obat(kode_obat,nama,harga) values (‘BT003’,’waisan’,Rp.1500’);
èinsert into obat(kode_obat,nama,harga) values (‘BT004’,’diapet’,Rp.2500’);
          Tabel jenis_obat:
èinsert into jenis_obat(kode_jenis, jenis_obat) values (‘JO001’,’tablet’);
èinsert into jenis_obat(kode_jenis, jenis_obat) values (‘JO002’,’kapsul’);
èinsert into jenis_obat(kode_jenis, jenis_obat) values (‘JO003’,’serbuk’);
èinsert into jenis_obat(kode_jenis, jenis_obat) values (‘JO004’,’sirup’);
          Tabel  pemasok:
èinsert into pemasok(kode_pemasok,nama,telepon) values (‘KP001’,’Kalbe’,’021000123’);
èinsert into pemasok(kode_pemasok,nama,telepon) values (‘KP002’,’Kimia_Farma’,’021000888’);
èinsert into pemasok(kode_pemasok,nama,telepon) values (‘KP003’,’konimek’,’021000989’);
          Tabel  konsumen:
èinsert into konsumen(kode_konsumen,nama,alamat,telepon) values (‘KK001’,‘mamat’,’cileuncang’,’0891822393’);
èinsert into konsumen(kode_konsumen,nama,alamat,telepon) values (‘KK002’,‘udin’,’cikunti’,’08918888374’);
èinsert into konsumen(kode_konsumen,nama,alamat,telepon) values (‘KK003’,‘jajang’,’ciledok’,’08918221123’);
Tabel memiliki:
èinsert into memiliki (kode_obat,kode_jenis) values (‘BT001’,’JO001’) ;
èinsert into memiliki (kode_obat,kode_jenis) values (‘BT002’,’JO002’) ;
èinsert into memiliki (kode_obat,kode_jenis) values (‘BT003’,’JO003’) ;
èinsert into memiliki (kode_obat,kode_jenis) values (‘BT004’,’JO004’) ;
          Tabel pembelian:
èinsert into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values (‘BT001’,’KP001’,1000,20130108);
èinsert into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values (‘BT002’,’KP001’,1000,20130111);
èinsert into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values (‘BT003’,’KP002’,2000,20130118);
èinsert into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values (‘BT003’,’KP002’,1000,20130108);
èinsert into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values (‘BT004’,’KP003’,1000,20130112);
          Tabel penjualan:
èinsert  into penjualan (kode_obat,kode_konsumen,jumlah,tanggal) values (‘BT001’,’KK001’,20,20131101);
èinsert  into penjualan (kode_obat,kode_konsumen,jumlah,tanggal) values (‘BT001’,’KK002’,20,20131101);
èinsert  into penjualan (kode_obat,kode_konsumen,jumlah,tanggal) values (‘BT003’,’KK003’,10,20131112);
Menggabungkan tabel anak dengan tabel induk:
          Tabel memiliki dengan tabel induk:
èselect memiliki.kode_obat,obat.nama,obat.harga,memiliki.kode_jenis,jenis_obat.jenis_obat from memiliki inner join obat on memiliki.kode_obat=obat.kode_obat inner join jenis_obat on memiliki.kode_jenis=jenis_obat.kode_jenis:
          Tabel pembelian dengan tabel induk:
èselect pembelian.kode_obat,obat.nama,obat.harga,pembelian.kode_pemasok,pemasok.nama,pemasok.telepon,pembelian.jumlah,pembelian.tanggal from pembelian inner join obat on pembelian.kode_obat=obat.kode_obat inner join pemasok on pembelian.kode_pemasok=pemasok.kode_pemasok;
          Tabel penjualan dengan tabel induk:
èselect penjualan.kode_obat,obat.nama,obat.harga,penjualan.kode_konsumen,konsumen.nama,konsumen.alamat,konsumen.telepon from penjualan inner join obat on penjualan.kode_obat=obat.kode_obat inner join konsumen on penjualan.kode_konsumen=konsumen.kode_konsumen;
Menggabungkan tabel anak dengan tabel induk dengan kondisi yang diinginkan:
          Tabel memiliki dengan tabel induk:
èselect memiliki.kode_obat,obat.nama,obat.harga,memiliki.kode_jenis,jenis_obat.jenis_obat from memiliki inner join obat on memiliki.kode_obat=obat.kode_obat inner join jenis_obat on memiliki.kode_jenis=jenis_obat.kode_jenis where jenis_obat=kapsul;
          Tabel pembelian dengan tabel induk:
èselect pembelian.kode_obat,obat.nama,obat.harga,pembelian.kode_pemasok,pemasok.nama,pemasok.telepon,pembelian.jumlah,pembelian.tanggal from pembelian inner join obat on pembelian.kode_obat=obat.kode_obat inner join pemasok on pembelian.kode_pemasok=pemasok.kode_pemasok where nama_pemasok like ‘a%’;
          Tabel penjualan dengan tabel induk:
èselect penjualan.kode_obat,obat.nama,obat.harga,penjualan.kode_konsumen,konsumen.nama,konsumen.alamat,konsumen.telepon from penjualan inner join obat on penjualan.kode_obat=obat.kode_obat inner join konsumen on penjualan.kode_konsumen=konsumen.kode_konsumen where tanggal=20131111;











No comments:

Post a Comment

SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR