Cara Membuat Database
Oke sobat disini saya akan membuat database apotek
menggunakan CMD, langsung saja
1. Buka Control Panel Xampp (Start - All Program-
Xampp)
2. Pastikan Apache dan MySQL Running
3. Masuk ke CMD dan Tuliskan Script berikut :
cd ..
cd ..
cd xampp
cd mysql
cd bin
mysql -u root
4. Bila berhasil ada bacaan 'Welcome to MySQL
monitor'. Okeh Kita Lanjutkan dengan databasenya
Membuat database:
ècreate
database apotek_11120043;
èuse
apotek_11120043;
Membuat tabel :
ècreate
table jenis_obat(kode_jenis char(5) primary key,jenis_obat char(10));
ècreate
table obat(kode_obat char(5) primary key,nama char(10),harga char(10));
ècreate
table pemasok(kode_pemasok char(5) primary key,nama char (20),telepon
char(15));
ècreate
table konsumen(kode_konsumen char(10) primary key,nama char(25),alamat
char(25),telepon char(15)):
ècreate
table memiliki(kode_obat char(5),kode_jenis char (5));
ècreate
table pembelian(kode_obat char(5),kode_pemasok char(5),jumlah int(5),tanggal
date):
ècreate
table penjualan(kode_obat char(5),kode_konsumen char(5),jumlah int(5),tanggal
date);
Menambahkan
data ke tabel:
Tabel obat:
èinsert
into obat(kode_obat,nama,harga) values (‘BT001’,’decolgen’,Rp.4000’);
è
insert into obat(kode_obat,nama,harga) values (‘BT002’,’paramex’,Rp.2000’);
è
insert into obat(kode_obat,nama,harga) values (‘BT003’,’waisan’,Rp.1500’);
èinsert
into obat(kode_obat,nama,harga) values (‘BT004’,’diapet’,Rp.2500’);
Tabel jenis_obat:
Tabel jenis_obat:
èinsert
into jenis_obat(kode_jenis, jenis_obat) values (‘JO001’,’tablet’);
èinsert
into jenis_obat(kode_jenis, jenis_obat) values (‘JO002’,’kapsul’);
èinsert
into jenis_obat(kode_jenis, jenis_obat) values (‘JO003’,’serbuk’);
èinsert
into jenis_obat(kode_jenis, jenis_obat) values (‘JO004’,’sirup’);
Tabel pemasok:
èinsert
into pemasok(kode_pemasok,nama,telepon) values (‘KP001’,’Kalbe’,’021000123’);
èinsert
into pemasok(kode_pemasok,nama,telepon) values
(‘KP002’,’Kimia_Farma’,’021000888’);
èinsert
into pemasok(kode_pemasok,nama,telepon) values (‘KP003’,’konimek’,’021000989’);
Tabel konsumen:
èinsert
into konsumen(kode_konsumen,nama,alamat,telepon) values (‘KK001’,‘mamat’,’cileuncang’,’0891822393’);
èinsert
into konsumen(kode_konsumen,nama,alamat,telepon) values (‘KK002’,‘udin’,’cikunti’,’08918888374’);
èinsert
into konsumen(kode_konsumen,nama,alamat,telepon) values (‘KK003’,‘jajang’,’ciledok’,’08918221123’);
Tabel memiliki:
èinsert
into memiliki (kode_obat,kode_jenis) values (‘BT001’,’JO001’) ;
èinsert
into memiliki (kode_obat,kode_jenis) values (‘BT002’,’JO002’) ;
èinsert
into memiliki (kode_obat,kode_jenis) values (‘BT003’,’JO003’) ;
èinsert
into memiliki (kode_obat,kode_jenis) values (‘BT004’,’JO004’) ;
Tabel
pembelian:
èinsert
into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values
(‘BT001’,’KP001’,1000,20130108);
èinsert
into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values (‘BT002’,’KP001’,1000,20130111);
èinsert
into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values
(‘BT003’,’KP002’,2000,20130118);
èinsert
into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values
(‘BT003’,’KP002’,1000,20130108);
èinsert
into pembelian(kode_obat,kode_pemasok,jumlah,tanggal) values
(‘BT004’,’KP003’,1000,20130112);
Tabel penjualan:
èinsert into penjualan (kode_obat,kode_konsumen,jumlah,tanggal)
values (‘BT001’,’KK001’,20,20131101);
èinsert into penjualan (kode_obat,kode_konsumen,jumlah,tanggal)
values (‘BT001’,’KK002’,20,20131101);
èinsert into penjualan (kode_obat,kode_konsumen,jumlah,tanggal)
values (‘BT003’,’KK003’,10,20131112);
Menggabungkan tabel
anak dengan tabel induk:
Tabel
memiliki dengan tabel induk:
èselect
memiliki.kode_obat,obat.nama,obat.harga,memiliki.kode_jenis,jenis_obat.jenis_obat
from memiliki inner join obat on memiliki.kode_obat=obat.kode_obat inner join
jenis_obat on memiliki.kode_jenis=jenis_obat.kode_jenis:
Tabel
pembelian dengan tabel induk:
èselect
pembelian.kode_obat,obat.nama,obat.harga,pembelian.kode_pemasok,pemasok.nama,pemasok.telepon,pembelian.jumlah,pembelian.tanggal
from pembelian inner join obat on pembelian.kode_obat=obat.kode_obat inner join
pemasok on pembelian.kode_pemasok=pemasok.kode_pemasok;
Tabel penjualan
dengan tabel induk:
èselect
penjualan.kode_obat,obat.nama,obat.harga,penjualan.kode_konsumen,konsumen.nama,konsumen.alamat,konsumen.telepon
from penjualan inner join obat on penjualan.kode_obat=obat.kode_obat inner join
konsumen on penjualan.kode_konsumen=konsumen.kode_konsumen;
Menggabungkan tabel
anak dengan tabel induk dengan kondisi yang diinginkan:
Tabel
memiliki dengan tabel induk:
èselect
memiliki.kode_obat,obat.nama,obat.harga,memiliki.kode_jenis,jenis_obat.jenis_obat
from memiliki inner join obat on memiliki.kode_obat=obat.kode_obat inner join
jenis_obat on memiliki.kode_jenis=jenis_obat.kode_jenis where
jenis_obat=kapsul;
Tabel
pembelian dengan tabel induk:
èselect
pembelian.kode_obat,obat.nama,obat.harga,pembelian.kode_pemasok,pemasok.nama,pemasok.telepon,pembelian.jumlah,pembelian.tanggal
from pembelian inner join obat on pembelian.kode_obat=obat.kode_obat inner join
pemasok on pembelian.kode_pemasok=pemasok.kode_pemasok where nama_pemasok like
‘a%’;
Tabel
penjualan dengan tabel induk:
èselect
penjualan.kode_obat,obat.nama,obat.harga,penjualan.kode_konsumen,konsumen.nama,konsumen.alamat,konsumen.telepon
from penjualan inner join obat on penjualan.kode_obat=obat.kode_obat inner join
konsumen on penjualan.kode_konsumen=konsumen.kode_konsumen where
tanggal=20131111;
No comments:
Post a Comment
SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR